Hukum Yang Terutama

Banyak orang mempertanyakan penghormatan orang Kristen kepada orangtua dengan mengutip alkitab. Seakan-akan mereka ingin taat kepada Firman Tuhan Semesta Alam. Padahal hati mereka memberontak dan ingin mengangkat posisi orangtua diatas Tuhan Sang Pencipta yang memberikan nafas dan kehidupan kepada semua makhluk di dunia ini.

Perintah Yang Penting

Efesus 6:1 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 6:2 Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 6:3 supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Mereka mengutip banyak ayat tentang penghormatan terhadap orangtua. Memang hal ini sangat amat penting karena itulah tidak sulit menemukan puluhan ayat dimana Tuhan sangat mementingkan penghormatan yang wajar terhadap orangtua.

Tetapi bukanlah tujuan mereka untuk taat kepada Firman Tuhan. Mereka mengutip apa yang ingin mereka dengarkan saja dan mengacuhkan Hukum Yang Terutama yang lebih utama daripada semua hukum, yaitu Penghormatan Tertinggi hanya kepada Tuhan Semesta Alam.

Segala bentuk kiblat, sujud, sembah selain kepada Tuhan Semesta Alam adalah durhaka, penyelewengan, perzinahan rohani dan penghujatan terhadap Tuhan Semesta Alam.

Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.

Markus 12:28 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?” 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” 12:32 Lalu kata ahliTaurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. 12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.”

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat

Matius 22:34 Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka 22:35 dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. 22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. 22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

bahkan sejak dahulu kala, saat bangsa Israel sebagai satu-satunya bangsa yang mengenal Tuhan yang Mahabenar…

Kasih kepada Allah adalah perintah yang utama

Ulangan 6:1 “Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, 6:2 supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu. 6:3 Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! 6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. 6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, 6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu. 6:10 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu–kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; 6:11 rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami–dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, 6:12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. 6:13 Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah. 6:14 Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, 6:15 sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi. 6:16 Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa. 6:17 Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; 6:18 haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, 6:19 dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN. 6:20 Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita? 6:21 maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat. 6:22 TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita; 6:23 tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita. 6:24 TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini. 6:25 Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita.”

4 thoughts on “Hukum Yang Terutama

  1. Ping-balik: Tritunggal Manusia Mengasihi Tritunggal Allah | Yesus Tuhan

  2. Salom, maat sekedar sharing. Matius 22:36-40, Markus 12:28-33 dan Ulangan 6:1-25 menurut hemat saya adalah hukum yang terutama dalam hukum Taurat atau Perjanjian Lyama. Hukum yang terutama dalam Injil atau Perjanjian Baru adalah Yohanes 13:34 dan 15:12. yaitu :” Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi “. Jesus bless you

    • Benar itu salah satu perintah Tuhan dan masih banyak perintah-perintah Tuhan yang lainnya.
      Tetapi Tidak Pernah Tuhan mengatakan suatu hukum atau perintah lain sebagai perintah yang utama apalagi yang terutama.

      Dan berkali-kali, berulang-ulang kali Tuhan terus menerus menegaskan bahwa perintah yang utama dan bahkan yang terutama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap kekuatan.
      Bahkan Tuhan terus menegaskan lagi bahwa pada hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat. Mat 22:40
      Bahkan masih ditegaskan lagi bahwa Tidak Ada perintah lain yang lebih utama daripada itu! Mark 12:31

  3. Salom, saya tidak pernah sekolah Alkitab tapi bolehkan kita sharing.
    Bicara hal dunia saja kita harus jujur, apalag bicara Firman Tuhan.
    1. Maaf, hemat saya bahwa pernyataan Anda bertentangan satu dengan yang lainnya karna pernyataan yang pertama Anda nyatakan bahwa tidak pernah Tuhan mengatakan suatu hukum atau perintah lain sebagai perintah yang utama apalagi yang terutama sedangkan pernyataan berikutnya Anda nyatakan bahwa berkali-kali, berulang-ulang kali Tuhan terus menerus menegaskan bahwa perintah yang utama dan bahkan yang terutama adalah mengasihi Tuhan …….,
    2. Apakah Anda setuju bahwa dalam perikop Matius 22:34-40 dan Markus 12:28-34 yang ditanyakan oleh seorang ahli Taurat adalah hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat bukan yang terutama dalam Injil/Perjanjian Baru/dalam Kekristenan ?
    3. Menurut hemat saya bahwa perintah Baru dalam Yohanes 13;34; 15:12 adalah bukan hanya perintah yang benar-benar Baru bahkan perintah yang paling terutama dalam Injil/Perjanjian Baru/dalam Kekristenan karna kita harus saling mengasihi seperti Tuhan Yesus telah mengasih kita yaitu Dia telah menyerahkan nyawaNya untuk kita maka kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita (I Yohanes 3:16), bukankah perintah mengasihi dengan memberikan nyawa kita untuk saudara-saudara kita adalah perintah yang paling amat sangat berat jika dibandingkan dengan perintah-perintah yang lainya seperti jangan menyembah berhala,jangan membunuh,, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan menjadi saksi dusta, jangan mengingini barang orang lain, jangan bercerai dengan karena alasan apa saja, mengampuni, sabar, murah hari, berbuat baik, kesetiaan, lemah lembut, penguasaan diri, tidak sombong, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak menyimpan kesalahan orang lain, jangan berseteru, jangan berselisih, jangan iri hati, jangan mencederai, jangan jadi pemecah, jangan berdengki, jangan mabuk, jangan pesta pora dan seterusnya …..
    4. Karna banyak gereja yang tidak mengajarkan perintah Baru dari Tuhan Yesus maka banyak gereja yang cara hidupnya tidak bisa seperti cara hidup jemaat yang pertama (Kisah Rasul 2:41-47; 4;32-37) yaitu mereka bukan hanya bertekun dalam pengajaran para rasul dan bertekun dalam bersekutu tetapi mereka sehati dan sejiwa dengan dibuktikan bahwa tidak ada seorangpun yang berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. sehingga tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki para rasul, lalu dibagii-bagikan kepada setiap orang sesuai keperluannya.

    Demikian sharing dari saya, Tuhan Yesus memberkati Anda

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s