Mengembangkan Satu Talenta Kebenaran

Bagi pedagang barangkali hanya satu modal saja bisa membuat kerugian.
Tetapi satu talenta adalah modal yang cukup untuk dikembangkan.

Matius 25
28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Dua kesimpulan penting yang bisa diambil adalah:

  • Orang yang mempunyai talenta akan diberi sehingga ia berkelimpahan
  • Orang yang tidak mau mengembangkan talenta akan dilempar kedalam neraka kekal!

Poin kedua ini hampir tidak pernah dikotbahkan: yang tidak mengembangkan satu talenta itu akan dilempar kedalam neraka kekal!
Sebelumnya, kita haruslah sangat mengerti mengenai apa itu talenta kebenaran?

Talenta disini adalah uang, yaitu harta termahal yang Tuhan berikan pada setiap manusia untuk dikembangkan hingga berkelimpahan.

Apakah Tuhan mengajarkan humanisme atau pragmatisme atau teologi sukses? Sangat pasti, bukan itu.

Satu-satunya harta teramat mahal yang selalu disuruh kejar bahkan dengan menganggap murah nyawa sendiri, hanyalah Kebenaran saja. Inilah satu-satunya harta yang bisa menyebabkan orang yang tidak mengembangkannya harus masuk neraka.

Baca kembali topik talenta kebenaran sebelum ini.

Lalu …

Bagaimanakah mengembangkan satu talenta?

Apakah kita memperdagangkan talenta seperti aset ekomoni duniawi lainnya?

Amsal 23:23. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Sekali lagi, bukan itu.

Kebenaran hanya boleh dibeli, tidak boleh dijual.

Hampir segala sesuatu di dunia ini diperdagangkan, baik secara legal maupun ilegal. Cukup banyak juga orang yang memperdagangkan kebenaran dengan menjualnya sebagai ganti harta duniawi, seperti yang dilakukan oleh Yudas Iskariot. Hal ini tentunya akan mendatangkan penghukuman yang lebih berat bagi mereka sendiri.

2 Tesalonika 2
9. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
10. dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.

Satu Talenta

Sebelum mengembangkannya, perlu dimengerti terlebih dahulu, apa itu satu talenta. Lebih tepatnya, satu kebenaran seperti apa yang sudah Tuhan berikan kepada setiap manusia?

Inilah satu talenta itu:

Ibrani 11:6. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Mazmur
(9-9) Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
(19-2) Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

Roma 1
18. Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.
19. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.
20. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Roma 2
15. Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
16. Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

Roma 6:23. Sebab upah dosa ialah maut!

Satu talenta itu adalah kebenaran bahwa ada Allah dan satu-satunya Allah yang Maha Adil akan menghakimi dan menghukum semua dan setiap dosa manusia, bahkan yang masih di dalam hati dan pikiran manusia, setiap dosa harus dihukum!

Mengabaikan ataupun menganggap ringan fakta ini adalah sama dengan menguburkan satu talenta yang akan menyebabkan semuanya akan diambil dari orang itu, bahkan nyawanya sendiri, dan akan dilempar kedalam neraka!

Mengembangkan satu talenta, mencari Kerajaan Sorga

Dari satu kebenaran tersebut, yaitu bahwa setiap dosa harus dihukum oleh Hakim Yang Maha Adil, maka setiap manusia seharusnya tersungkur menghitung dosa-dosanya yang akan dihukum dalam neraka kekal.

Hanya dengan menerima fakta inilah manusia akan terlebih dahulu mencari Kerajaan Sorga dan Kebenarannya.
Dengan mengabaikan fakta inilah, orang itu menguburkan satu talenta yang dimilikinya.
Menerima atau menolak, bukan dengan mulut saja, tetapi kedalam hati dan akan tampak jelas dalam perbuatan kita sehari-hari. Apakah kita hidup sama seperti semua orang lain, ataukah ada suatu perubahan yang menyebabkan kita mengutamakan mencari Kerajaan Sorga daripada segala yang lain.

Bagaimana diselamatkan?

Ada sedikit kesalahan penerjemahan dalam pertanyaan kepala penjara:

KisahParaRasul 16:30.
LAI: Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
MILT: Dan setelah membawa mereka ke luar, ia berkata, “Hai tuan-tuan, apa yang seharusnya aku lakukan, supaya aku dapat diselamatkan?”
KJV: And brought them out, and said, Sirs, what must I do to be saved?

Ya, perbedaan yang sangat kecil yang kelihatannya, sepertinya tidak berpengaruh apa-apa. Tetapi perbedaan kecil ini sangatlah berpengaruh besar, perbedaan kecil ini membedakan pertanyaan kepala penjara dengan pertanyaan orang kaya kepada Yesus. Perbedaan yang menyebabkan kepala penjara mendapatkan keselamatan, sedangkan orang kaya itu tidak mendapatkannya.

Matius 19:16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Perbedaannya hanyalah bentuk aktif dan pasif saja.

  • Orang kaya itu melakukan segala macam perbuatan baik, berusaha untuk mendapatkan Kerajaan Sorga dengan caranya sendiri.
  • Kepala penjara mungkin sudah mencoba cara orang kaya itu juga, tetapi akhirnya menyadari bahwa caranya sendiri tidaklah mungkin bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari hukuman dosa.

Kepala penjara itu tersungkur tak berdaya karena tidak ada usaha manusia yang bisa membebaskannya dari penghukuman.

Jika ada seorang pembunuh yang boleh melakukan perbuatan baik, amal ibadah untuk membebaskannya dari hukuman penjara di dunia ini, tentu semua orang akan memprotes hakim yang tidak adil itu.

Terlebih lagi, Hakim Yang Maha Adil harus menghukum setiap dosa dan kepala penjara itu tersungkur tak berdaya membayangkan hukuman yang harus dia terima dan tidak ada sesuatu perbuatan apapun yang bisa melepaskannya dari penghukuman.

Membeli Talenta kedua, keselamatan kekal

DI-selamatkan!

Itulah kata kunci yang membedakan pertanyaan kepala penjara dengan pertanyaan orang kaya.

Orang kaya yang sanggup membeli ‘segalanya’ dengan hartanya, ingin juga membeli keselamatan, tetapi seluruh hartanya pun tidak cukup untuk membayar nyawanya.

Mazmur (49-9) karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya
Matius 16:26. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Dan sangatlah amat disayangkan manusia memahami ‘nyawa’ hanya dalam kehidupan di dunia ini saja, tetapi tidak mau mengerti yang dimaksud Tuhan tentunya adalah kekekalan, di dalam sorga atau neraka.

Talenta sangat teramat mahal

Ternyata seluruh harta dunia ini tidak sanggup membayar keselamatan. Bahkan seluruh nyawa di dunia ini pun tidak sanggup membayarnya. Karena Hakim Yang Maha Adil harus menghukum semua dosa dan tidak bisa disuap, keselamatan tidak bisa dibeli dengan apapun juga.

  • Satu Talenta: Allah Maha Adil harus menghukum setiap dosa dalam neraka kekal
  • Setiap orang berdosa – sedikit atau sekecil apapun juga – pasti masuk neraka
  • Tidak ada perbuatan amal ibadah apapun juga yang bisa menyogok/menyuap Sang Hakim

Inilah Talenta Kabar Baik Itu

Orang kaya itu sangat menyadari dia membutuhkan talenta kedua, keselamatan kekal dan ternyata dia kecewa karena seluruh hartanya pun tidak bisa membayarnya.

Kepala penjara menyadari bahwa dia tidak sanggup membeli talenta kedua, keselamatan kekal itu dan tersungkur tak berdaya menunggu belas kasihan Sang Hakim.

Allah Yang Maha Kasih ingin menyelamatkan manusia dari penghukuman kekal yang harus dilakukan atas setiap dosa.

Sang Hakim Yang Adil menghukum setiap dosa

Tidak ada cara lain selain daripada menimpakan penghukuman itu kepada diri-Nya sendiri!

Yohanes 10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya

Matius 20:28. sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Penghakiman Adil Sudah Selesai

Yohanes 19:30. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

1Korintus 5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

Wahyu 5
6. Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
12. katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!”

Talenta Gratis, Cukup untuk Semua!

Salah satu penyesatan yang paling dahsyat adalah bahwa Talenta kedua, keselamatan kekal ini tidak tersedia untuk semua orang, tetapi hanya untuk orang-orang pilihan saja!

Yohanes 1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

1Timotius 4:10. Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

1 Yohanes 2:2. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

2Petrus 2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Pilihlah!

Saatnya anda membuat keputusan untuk menerima atau menolak keselamatan kekal yang sudah tersedia cukup, bahkan berlimpah, untuk semua manusia!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s