Separasi: Menyembah dalam Roh dan Kebenaran

Obyek, Subyek, dan Cara penyembahan

Apa sajakah yang membedakan penyembahan yang benar?

Yohanes 4
23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Obyek yang disembah

Hanya TUHAN satu-satunya, Yang KUDUS dan Yang BENAR yang harus disembah!

Wahyu 3:7. “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Subyek yang menyembah, mau dibenarkan dan dikuduskan

dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap kekuatan

1Samuel 15:22. Tetapi jawab Samuel: “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
23. Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja.”

Cara penyembahan yang benar

Sepanjang masa, obyek dan subyek dalam penyembahan adalah sama. Obyek yang disembah hanya satu-satunya TUHAN, Yang Kudus dan Yang Benar! Subyek yang menyembah adalah orang-orang yang mau dibenarkan menjadi orang kudus. Perbedaannya hanyalah pada cara penyembahan. Pada jaman PL, penyembahan dalam bentuk ibadah-ibadah simbolik, sedangkan pada jaman PB, penyembahan hakekat dalam Roh dan Kebenaran.

Beberapa macam kesalahan dalam penyembahan

a. Obyeknya salah, cara penyembahannya salah: agama dunia, pagan, atheis/selfis
b. Obyeknya salah, cara penyembahannya benar: Kel 22:20, 2Raja 17:35. jaman ibadah simbolik, mempersembahkan korban kepada allah lain, yang seharusnya kepada Tuhan
c. Obyeknya Tuhan Yang Benar, cara penyembahannya salah: Kain, Nadab, Abihu, “kristen” yang masih melakukan ibadah simbolik jasmaniah

Ingat kembali! Separasi bukan memisahkan diri dari orang/manusia yang salah, tetapi memisahkan diri dari (praktek) kesalahan itu sendiri. Jadi, separasi bukan isolasi! Tidak perlu pindah planet untuk menerapkan separasi.

https://is.gd/separasi

Sampai dimana kita melakukan separasi? Apakah hanya pada poin a, b atau c?
Mungkin pertanyaan yang lebih mudah adalah, apakah kita mau ikut terlibat dalam kesalahan Kain, Nadab dan Abihu?

Iklan

Jemaat: Tumbuh itu kesamping, bukan keatas!

Mempelajari pertumbuhan sesawi yang sehat

Kalau anak yang sehat tidak tumbuh ke samping (gemuk) tetapi tumbuh ke atas (tinggi). Bagaimana pertumbuhan sesawi yang sehat?

https://id.wikipedia.org/wiki/Sesawi_hitam
Tanaman sesawi termasuk dalam kelompok kubis-kubisan (genus Brassica), satu kelompok dengan kubis, sawi, moster, brokoli, kailan, bok choy, caisim, dan sebagainya.
Tanaman sesawi adalah tanaman sayuran yang bijinya sekitar 1 mm dan tingginya sekitar 50-250 cm dan diameter batang kira-kira seukuran jari. Walaupun kadang kala di tanah yang subur dan banyak matahari, tingginya bisa mencapai 3 meter, tetapi biasanya batangnya cukup lunak dan bahkan biasanya dimasak bersama daunnya sebagai sayuran.
Tanaman sesawi sangat mudah dan sangat cepat bertumbuh dan menyebar luas hampir seperti semak belukar, bahkan di daerah gurun pasir sekalipun.

Mat 13:31. Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
32. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.”

  • biji sesawi adalah biji yang paling kecil dari semua biji tanaman sayuran yang biasa ditanam di Israel pada masa itu
  • pada perumpamaan, sesawi tumbuh menjadi lebih besar dari pada sayuran lain
  • pertumbuhannya luar biasa bahkan menjadi pohon
  • burung-burung bersarang pada cabang-cabangnya
  • burung-burung tidak bisa bersarang pada sesawi yang masih normal dan tidak menjadi pohon
  • jadi ada sesuatu perubahan yang menyebabkan sesawi menjadi pohon dan burung-burung menjadi bisa bersarang
  • apakah perubahan sesawi menjadi pohon ini positif?
  • mengapakah burung-burung ini baru bersarang setelah sesawi menjadi pohon?
  • apakah keberadaan dan dampak dari burung-burung ini positif?
  • jika iya, dimanakah mereka saat sesawi baru mulai tumbuh hingga sebelum menjadi pohon?
  • jika keberadaan dan dampak burung-burung tersebut positif, mereka seharusnya membantu sejak dari awal penaburan benih
  • dalam perumpamaan lain Tuhan Yesus memperingatkan adanya benih yang jatuh di pinggir jalan dan langsung dimakan burung
  • sangat mungkin ini keluarga burung yang sama
  • tetapi disini burung tidak terang-terangan memakan benih
  • burung-burung ini menyusup bahkan bersarang – bagaikan kanker – setelah sesawi menjadi pohon
  • sesawi normal tidak tumbuh keatas menjadi pohon besar
  • sesawi normal tumbuh kesamping menyebar luas dengan cepat
  • bahkan di padang gurun, sesawi bisa tumbuh seperti semak kecil
  • terlebih di tanah yang subur, sesawi bisa sangat cepat menyebar luas seperti semak belukar besar
  • demikianlah jemaat yang normal sebaiknya tidak tumbuh ke atas menjadi pohon besar (mega church)
  • jemaat yang sehat menyebarluaskan benih Firman Tuhan, membangun sebanyak mungkin jemaat disekitarnya (tumbuh ke samping)
  • misi jemaat adalah membangun jemaat lain bagaikan sesawi yang menyebar luas menjadi seperti semak belukar

Sesawi Hitam

Persepuluhan: Hak Pemberita Injil

Persepuluhan adalah HAK Pemberita Injil, termasuk diantaranya gembala, penginjil, guru injil, dst.

Perhatikan bagaimana Paulus membela hak-haknya..

1Korintus 9
1. Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
2. Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
3. Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku.
4. Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?
5. Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
6. Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?
7. Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
8. Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
9. Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: “Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!” Lembukah yang Allah perhatikan?
10. Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11. Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12. Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13. Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
14. Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
15. Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satupun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya aku pun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada…! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapapun juga!
16. Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
17. Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.
18. Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

1-2 Klaim kuasa kerasulan
3 Pembelaan
4 Hak untuk makan
5 Hak untuk menikah
6 Hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan
7 Hak untuk menikmati hasil
8-9 Hak didukung hukum taurat
10 Hak untuk memperoleh bagian
11 Hak untuk menuai hasil duniawi dari pekerjaan rohani
12 Klaim hak yang lebih besar tetapi tidak mempergunakan haknya
13 Paralel dengan hak suku Lewi, yaitu persepuluhan
14 Kini persepuluhan adalah hak pemberita Injil
15 Tidak menggunakan hak bukan berarti tidak mempunyai hak. Mempunyai hak tetapi haknya tidak diklaim
16 Pemberitaan Injil jauh lebih penting daripada haknya
17 Pemberitaan Injil adalah tugas penyelenggaraan
18 Menegaskan kembali bahwa dia berhak tetapi tidak mempergunakan haknya

Separasi Tanpa Kompromi dan Bukan Isolasi

Tuhan perintahkan umatNya untuk separasi.

Belum lewat seminggu kematian penginjil legendaris yang sangat berdampak (buruk) bagi dunia. Billy Graham meninggal tanggal 21 Feb 2018, meninggalkan pelajaran yang sangat penting bagi Kekristenan agar kita tidak ikut terperosok dalam lereng licin ekumenisme.

http://graphe-ministry.org/articles/category/ekumenisme/

1Korintus 5:10. Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.

Kita tidak disuruh mengisolasi diri dan pindah ke planet lain! Tetapi separasi yang tegas dan tanpa kompromi dalam membedakan yang kudus dan yang tidak kudus, apalagi yang najis.

https://is.gd/separasi

Dimana letak perbedaan isolasi dan separasi?
Isolasi menutup diri, jemaat dan juga pintu penginjilan sehingga jemaat gagal melaksanakan amanat agung.

Separasi yang tegas adalah perintah Tuhan dan tidak menutup pintu penginjilan, tetap menjadi garam dan terang dunia, memberitakan Kasih Yang Maha Besar yang telah menebus dosa seluruh dunia.

Segala urusan dengan Tuhan haruslah kudus.

Jemaat kudus yang terdiri dari orang-orang yang sudah dikuduskan oleh penebusan Kristus dan tidak dinajiskan oleh hal-hal yang tidak kudus.

Contoh, mengapa sangat banyak media-media koservatif di Amerika tidak mau mendirikan yayasan? Karena mereka tidak mau menerima dana pemerintah. Karena mereka tahu dengan pasti bahwa sumber dana memberikan dampak besar yang bahkan bisa berdampak kepada konten/isi berita yang mereka publikasikan.
Media konservatif bisa memberikan kritik yang jujur tanpa kompromi adalah karena mereka melakukan separasi dengan tidak menerima dana pemerintah sehingga mereka tidak perlu takut berita yang mereka publikasi akan berdampak pada pemasukan dana mereka.
Mengapa media konservatif bisa memahami dampak besar ini?
(Clue: sebagian besar media konservatif dibangun oleh orang-orang Kristen)

Tetapi anehnya jemaat alkitabiah kesulitan memahami dampak besar sumber dana yang tidak kudus.

1Timotius 6:10. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Tuhan sudah memberikan peringatan keras akan dampak uang ini. Jangan sampai kita mengabaikan peringatan Tuhan mengatakan ‘saya tidak begitu’ dan sengaja menceburkan diri kita kedalam pencobaan.

Sangat amat penting jemaat mengerti dengan benar dampak dari sumber dana supaya jangan ada dana yang tidak kudus menyusup bagaikan ragi, perlahan dan pasti akan bisa membelokkan doktrin.

Menggunakan yang tidak kudus dalam segala yang berhubungan dengan Tuhan adalah pelanggaran yang besar. Pelanggaran yang sama dilakukan Kain mempersembahkan korban yang tidak menguduskan. Korah yang tidak dikuduskan sebagai imam. Nadab dan Abihu yang membakar api asing (tidak kudus) dihadapan Tuhan. Uza yang menyentuh Tabut Kudus.

Bukan hanya niat baik saja, Tuhan menuntut semua yang berhubungan denganNya adalah kudus.
Apa yang tidak kudus menjadi najis jika berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kudus.

Apakah dana najis itu sudah sedemikian besar sehingga penginjilan akan terhenti tanpa dana itu? Mengapakah harus menggantungkan diri pada sumber dana yang tidak kudus? Apakah berkat Tuhan kurang melimpah sehingga masih mengharapkan sumber yang tidak kudus?

Pertanyaan:
– bagaimana kalau saya punya rumah sakit dan orang berbagai agama datang berobat?
– bagaimana kalau bisnis saya jasa penguburan dengan berbagai ragam ibadah?
– bagaimana kalau teman saya datang ke rumah pas tepat jam ibadahnya dan mau menumpang tempat?

lebih lengkap mengenai obyek separasi, garis tegas separasi, klik:
https://is.gd/separasi

Separasi: Membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis

Imamat 10:10. Haruslah kamu dapat membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis,

Zaman Ibadah Simbolik

Pada zaman ibadah simbolik agak lebih mudah dan lebih jelas membedakan apa yang kudus dan tidak kudus, apa yang najis dan tidak najis.

Makanan

Misalnya makanan tertentu menjadi simbol haram (najis) sedangkan makanan lain netral (tidak najis).
Lalu, makanan dari hasil persembahan korban adalah kudus (bagian untuk imam yang dikuduskan) sedangkan makanan lainnya netral (tidak kudus, asal tidak najis).

Ulangan 15:19. “Segala anak sulung jantan yang lahir di antara lembu sapimu dan kambing dombamu, haruslah kaukuduskan bagi TUHAN, Allahmu; janganlah engkau memakai anak sulung lembumu, dan janganlah engkau menggunting bulu anak sulung dombamu.
20. Di hadapan TUHAN, Allahmu, engkau harus memakan dagingnya tahun demi tahun di tempat yang akan dipilih TUHAN, engkau ini dan seisi rumahmu.
21. Tetapi apabila ada cacatnya, jika timpang atau buta, bahkan cacat apapun yang buruk, maka janganlah engkau menyembelihnya bagi TUHAN, Allahmu.
22. Di dalam tempatmu boleh engkau, baik orang najis maupun orang tahir, memakan dagingnya, seperti daging kijang atau daging rusa.
23. Hanya darahnya janganlah kaumakan; haruslah kaucurahkan ke tanah seperti air.”

Maleakhi 1:8. Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Contoh yang lebih detilnya diatas, binatang yang cacat itu boleh dimakan (tidak najis, tidak kudus, ayat 22) sehingga boleh dimakan, tetapi jika binatang cacat ini dipersembahkan sebagai korban maka itu menjadi najis.

Pakaian

Kemudian, untuk pakaian, ada pakaian tertentu yang dilarang (najis) sedangkan pakaian lain netral (tidak najis)

Ulangan 22:5. “Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian perempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.

Sedangkan tugas dalam jabatan imam harus menggunakan pakaian tertentu (kudus) yang tidak boleh dipakai diluar tugas jabatannya.

Keluaran 28:2. Haruslah engkau membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan.
3. Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.
4. Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia memegang jabatan imam bagi-Ku.

Minyak Urapan

Keluaran 30:22. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
23. “Ambillah rempah-rempah pilihan, mur tetesan lima ratus syikal, dan kayu manis yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang baik dua ratus lima puluh syikal,
24. dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin.
25. Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.
26. Haruslah engkau mengurapi dengan itu Kemah Pertemuan dan tabut hukum,
27. meja dengan segala perkakasnya, kandil dengan perkakasnya, dan mezbah pembakaran ukupan;
28. mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya, bejana pembasuhan dengan alasnya.
29. Haruslah kaukuduskan semuanya, sehingga menjadi maha kudus; setiap orang yang kena kepadanya akan menjadi kudus.
30. Engkau harus juga mengurapi dan menguduskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku.
31. Dan kepada orang Israel haruslah kaukatakan demikian: Inilah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus bagi-Ku di antara kamu turun-temurun.
32. Kepada badan orang biasa janganlah minyak itu dicurahkan, dan janganlah kaubuat minyak yang semacam itu dengan memakai campuran itu juga: itulah minyak yang kudus, dan haruslah itu kudus bagimu.
33. Orang yang mencampur rempah-rempah menjadi minyak yang semacam itu atau yang membubuhnya pada badan orang awam, haruslah dilenyapkan dari antara bangsanya.”

Perhatikan bagaimana Tuhan membedakan minyak biasa yang boleh dipakai oleh semua orang dengan minyak urapan yang dikhususkan, dikuduskan hanya boleh bagi Tuhan saja dan ancaman hukuman mati jika ada orang yang memakainya.

Zaman Ibadah Hakekat

Roma 10:4. Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

Matius 11:13. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

Yohanes 4:20. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.”
21. Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Lalu, setelah semua ibadah simbolik digenapi dalam Yesus Kristus, maka sekarang masuk dalam ibadah hakekat dalam Kebenaran, bagaimana melaksanakan separasi?
Bagaimana membedakan apa yang kudus dan tidak kudus, apa yang najis dan tidak najis dalam ibadah hakekat?

Membedakan yang najis dan yang tidak najis.

Jika kita perhatikan dalam ibadah simbolik terlihat jelas semua yang najis dilarang dengan keras, bahkan beberapa pelanggaran diancam dengan hukuman mati.
Kita bisa lihat contoh misalnya bagaimana mengerikan kematian Nadab dan Abihu (Imamat 10) akibat pelanggaran mereka.

Secara sederhana, kita bisa menyimpulkan hal yang najis itu pada hakekatnya adalah dosa perbuatan dan dosa sepantasnya dihukum.
Sedangkan yang tidak najis itu hal-hal yang boleh dan tidak mendatangkan dosa maupun hukuman.

Roma 14:14. Aku tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus, bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri. Hanya bagi orang yang beranggapan, bahwa sesuatu adalah najis, bagi orang itulah sesuatu itu najis.

Jadi dalam ibadah hakekat sekarang, hal yang najis adalah hanya perbuatan moral yang menyebabkan dosa, sedangkan makanan minuman ataupun hari-hari tertentu sudah tidak ada lagi halal ataupun haram.

Membedakan yang kudus dan yang tidak kudus.

Kembali kita perhatikan dalam ibadah simbolik, semua hal kudus adalah semua hal yang berhubungan dengan Tuhan Yang Benar.
Kita lihat mengenai persembahan korban, mengenai tugas jabatan imam, semua itu berhubungan langsung dengan Tuhan Yang Benar.

Hanya hal-hal yang kudus yang boleh berhubungan dengan Tuhan, sedangkan semua hal-hal lain tidak boleh.
Bahkan hal-hal yang tadinya netral pun bisa menjadi najis jika berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kudus.

Lihat kembali contoh binatang cacat (netral, tidak najis, boleh dimakan) tetapi bisa menjadi najis jika dipersembahkan kepada Tuhan.

Jadi, secara sederhana bisa dibuat kesimpulan, segala hal yang berhubungan dengan Tuhan itu harus kudus.

Imamat 19:2. “Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

Imamat 20:7. Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.
26. Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.

Kekudusan dalam ibadah simbolik PL dilambangkan dengan makanan minuman, korban persembahan dan berbagai upacara untuk menghapus dosa.

1Petrus 1:16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Kini ibadah hakekat dalam Kebenaran, Tuhan Yesus Kristus Juruselamat yang SUDAH dikorbankan untuk menebus semua dosa setiap manusia
dan barangsiapa mau dibenarkan menjadi kudus harus bertobat dan percaya bahwa semua dosanya sudah dihukum diatas salib sehingga dia menjadi kudus dan boleh berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kudus.

Orang Kudus

Hanya orang yang sudah dikuduskan yang boleh berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kudus.

Ibrani 12:14. Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Jemaat, Tubuh Kristus, Kudus

Jemaat adalah kumpulan orang-orang yang SUDAH dikuduskan untuk bersama-sama melanjutkan pekerjaan Tuhan

1Korintus 1:2. kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.

Pujian, Musik dan Lagu Kudus

Topik ini cukup panjang dan memerlukan pembahasan terpisah.

Tetapi intinya seperti semua yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Kudus, maka lagu pujian bagi Tuhan pun harus lagu yang khusus yang menyenangkan Tuhan, bukan menyenangkan bagi tubuh kita (misal, enak untuk joged, kedengaran enak, nyaman, dsb).

Jadi, tiap-tiap orang punya musik favorit. Ada musik yang menyenangkan dia tapi mengganggu saya.

Ada musik yang menyenangkan saya, tapi mengganggu Tuhan.

Alkitab memberikan contoh puji-pujian yang menyenangkan bagi Tuhan menggunakan lagu himne.

http://alkitab.sabda.org/strong.php?id=5214

Ref:

Pekerjaan Kudus Jemaat Kudus

Pekerjaan Jemaat bukanlah membuat panti asuhan, panti jompo, rumah sakit, membantu korban bencana alam, dst.
Pekerjaan Jemaat yang dikuduskan adalah melanjutkan pekerjaan kudus Tuhan, untuk menyebarluaskan kabar baik bahwa semua orang yang mau menerima penebusan Tuhan Yesus akan menjadi orang kudus.

Dana Kudus

Matius 22:21. Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

Siapa yang seharusnya memberikan (pajak) kepada Kaisar? Tentu saja semua orang yang mau tunduk kepada si Kaisar.
Siapa yang seharusnya memberikan uang (persepuluhan, sumbangan, dsb) kepada Tuhan? Tentu saja semua orang yang mau tunduk kepada Tuhan, yaitu JemaatNya.

Juga waktu pembangunan Bait Allah, para pemimpin Israel memisahkan diri dan tidak membiarkan campur tangan orang-orang yang belum dikuduskan.

Ezra 4:2. maka mereka mendekati Zerubabel serta para kepala kaum keluarga dan berkata kepada mereka: “Biarlah kami turut membangun bersama-sama dengan kamu, karena kami pun berbakti kepada Allahmu sama seperti kamu; lagipula kami selalu mempersembahkan korban kepada-Nya sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur, yang memindahkan kami ke mari.”
3. Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: “Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia.”

Bahkan orang Farisi sekalipun tidak mau menerima dana uang yang tidak kudus pada saat Yudas melemparkan uang hasil pengkhianatannya.

Bahkan, banyak penerbit berita independent (indie) menerapkan bentuk separasi dengan menolak bantuan pemerintah karena mereka sangat memahami pengaruh uang yang sangat amat besar.

Dana (uang) untuk keperluan pekerjaan Tuhan haruslah dari orang-orang kudus, oleh orang-orang kudus, untuk pekerjaan kudus Tuhan ataupun saudara-saudara didalam Kristus.

1Korintus 16:1. Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada Jemaat-jemaat di Galatia.

Roma 15:25. Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus.
26. Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.

Kisah 11:29. Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.

Jika anda adalah orang yang sudah dikuduskan oleh penebusan Yesus Juruselamatmu diatas salib, kami membutuhkan dukungan anda!

https://yesustuhan.wordpress.com/dukungan/

Mengapa Tuhan membiarkan Ribuan Bayi yang tidak tahu apa-apa dibantai hanya oleh karena kelahiranNya? Tidak ada pihak netral!

Ribuan bayi di Bethlehem dibantai dibunuh hanya oleh karena berita kedatangan Tuhan Sang Juruselamat!
Jutaan Yahudi dibantai Hitler hanya karena dipakai Tuhan untuk mendatangkan Juruselamat!
Bahkan Yahudi hingga saat ini menjadi bangsa yang paling dibenci di seluruh dunia!

Bukankah mereka pihak netral yang tidak memilih? Mengapa mereka ikut menderita sengsara oleh sesuatu yang mereka tidak mau ikut ambil bagian?

Tidak ada pihak netral!

Orang Kristen menjadi orang-orang yang paling dibenci di seluruh dunia!
Tidak terhitung anak yang diusir atau bahkan orang tua diusir oleh anak kandungnya sendiri, hanya karena memilih memihak kebenaran!

Apakah anda memilih berpihak pada kebenaran dan menerima Sang Kebenaran itu sendiri yang telah memberikan NyawaNya sebagai tebusan bagi nyawamu?
Ataukah anda memilih menolak satu-satunya Sang Hakim yang akan menghukum segala dosa?

Tidak ada pihak netral!

Matius 12:30; Lukas 11:23. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Dengan tidak mau memilih berpihak pada Sang Kebenaran, anda telah membuat pilihan!

Raja Herodes sangat jelas sudah memilih untuk terang-terangan melawan menentang Sang Raja Alam Semesta.
Bagaimana dengan penduduk Bethlehem?

Tidak ada pihak netral!
Penduduk Bethlehem sudah memilih untuk mengabaikan kedatangan Sang Juruselamat yang sudah dijanjikan.

Sang Hakim Yang Maha Adil akan menghakimi semua perbuatan kita. Bahkan jika anda menolak untuk memilih, anda sudah membuat pilihan!

Pilihlah pada harini!

Yohanes 3:36. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Semakin Seperti Tuhan

Sadar atau tidak, mau atau tidak, cepat atau lambat, setiap orang, sifat setiap manusia akan semakin seperti Tuhan sembahannya.

Apakah anda mau semakin seperti Sidharta yang meninggalkan anak isterinya demi mencari keselamatan dirinya sendiri? Atau ingin seperti Allah yang mentakdirkan pembawa bom bunuh diri agar bisa masuk sorga mendapatkan puluhan bidadari? Atau Tuhan yang memerintahkan membantai puluhan orang hanya karena tidak sependapat dengannya? Atau ingin seperti Tuhan yang tanpa sebab atau alasan apapun (unconditional) memilih (elect) sangat amat banyak orang untuk melakukan dosa (depraved) yang sesuai dengan kehendaknya sendiri (predestined) supaya bisa disiksa dalam neraka kekal? Tuhan yang hanya mau memberikan kasih karunia kepada sedikit (limited) orang-orang pilihannya saja?

Tuhanku yang Maha Kasih bahkan adalah Sang Kasih itu sendiri, yang tak terhingga kasih karuniaNYA (unlimited) tersedia berlimpah-limpah untuk semua orang yang mau menerimaNYA (conditional) adalah Hakim Yang Adil yang hanya menghukum dosa yang dilakukan manusia dengan kehendak bebasnya sendiri.

Tuhanku yang memerintahkan kita untuk mengasihi musuh, tentu DIA sendiri sudah memberikan teladan sempurna dengan memberikan nyawaNYA sendiri sebagai tebusan bahkan bagi musuh-musuh yang menolakNYA.

2Petrus 2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
2Petrus 3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Efesus 2:7. supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Efesus 3
18. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
19. dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan
. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Rancangan manusia bukanlah rancangan Tuhan, dan terutama sekali Tuhan tidak pernah merancang (predestined) dosa seperti yang dituduhkan John Calvin!

https://truelyfanatic.wordpress.com/tag/predestination/

Yesaya 55
6. Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
7. Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
8. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
9. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Yeremia 7:31. Mereka telah mendirikan bukit pengorbanan yang bernama Tofet di Lembah Ben-Hinom untuk membakar anak-anaknya lelaki dan perempuan, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.
Yeremia 19:5. Mereka telah mendirikan bukit-bukit pengorbanan bagi Baal untuk membakar anak-anak mereka sebagai korban bakaran kepada Baal, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan atau Kukatakan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.
Yeremia 32:35. Mereka mendirikan bukit-bukit pengorbanan untuk Baal di Lembah Ben-Hinom, untuk mempersembahkan anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka kepada Molokh sebagai korban dalam api, sekalipun Aku tidak pernah memerintahkannya kepada mereka dan sekalipun hal itu tidak pernah timbul dalam hati-Ku, yakni hal melakukan kejijikan ini, sehingga Yehuda tergelincir ke dalam dosa.

Tuhan Yang Maha Kasih menyediakan Keselamatan Kekal bagi semua orang yang mau menerimaNYA!

Jangan mau percaya kepada tipu muslihat iblis yang mengatakan manusia tidak mempunyai kemampuan bertobat (totally depraved)! Karena Tuhan mau kita bertobat!

http://alkitab.sabda.org/search.php?search=bertobatlah&scope=all&exact=off

Lukas 5: 32. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Bukalah pintu hatimu, Terimalah keselamatan yang tersedia untukmu!

http://alkitab.sabda.org/search.php?search=percayalah&scope=all&exact=off

Carilah, Mintalah Keselamatan Kekal dari Yesus, satu-satunya Tuhan dan Allah yang Benar!

Matius 7
7. “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
8. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Wahyu 3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

semakin seperti Tuhan