Mengapa Tuhan membiarkan Ribuan Bayi yang tidak tahu apa-apa dibantai hanya oleh karena kelahiranNya? Tidak ada pihak netral!

Ribuan bayi di Bethlehem dibantai dibunuh hanya oleh karena berita kedatangan Tuhan Sang Juruselamat!
Jutaan Yahudi dibantai Hitler hanya karena dipakai Tuhan untuk mendatangkan Juruselamat!
Bahkan Yahudi hingga saat ini menjadi bangsa yang paling dibenci di seluruh dunia!

Bukankah mereka pihak netral yang tidak memilih? Mengapa mereka ikut menderita sengsara oleh sesuatu yang mereka tidak mau ikut ambil bagian?

Tidak ada pihak netral!

Orang Kristen menjadi orang-orang yang paling dibenci di seluruh dunia!
Tidak terhitung anak yang diusir atau bahkan orang tua diusir oleh anak kandungnya sendiri, hanya karena memilih memihak kebenaran!

Apakah anda memilih berpihak pada kebenaran dan menerima Sang Kebenaran itu sendiri yang telah memberikan NyawaNya sebagai tebusan bagi nyawamu?
Ataukah anda memilih menolak satu-satunya Sang Hakim yang akan menghukum segala dosa?

Tidak ada pihak netral!

Matius 12:30; Lukas 11:23. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Dengan tidak mau memilih berpihak pada Sang Kebenaran, anda telah membuat pilihan!

Raja Herodes sangat jelas sudah memilih untuk terang-terangan melawan menentang Sang Raja Alam Semesta.
Bagaimana dengan penduduk Bethlehem?

Tidak ada pihak netral!
Penduduk Bethlehem sudah memilih untuk mengabaikan kedatangan Sang Juruselamat yang sudah dijanjikan.

Sang Hakim Yang Maha Adil akan menghakimi semua perbuatan kita. Bahkan jika anda menolak untuk memilih, anda sudah membuat pilihan!

Pilihlah pada harini!

Yohanes 3:36. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Semakin Seperti Tuhan

Sadar atau tidak, mau atau tidak, cepat atau lambat, setiap orang, sifat setiap manusia akan semakin seperti Tuhan sembahannya.

Apakah anda mau semakin seperti Sidharta yang meninggalkan anak isterinya demi mencari keselamatan dirinya sendiri? Atau ingin seperti Allah yang mentakdirkan pembawa bom bunuh diri agar bisa masuk sorga mendapatkan puluhan bidadari? Atau Tuhan yang memerintahkan membantai puluhan orang hanya karena tidak sependapat dengannya? Atau ingin seperti Tuhan yang tanpa sebab atau alasan apapun (unconditional) memilih (elect) sangat amat banyak orang untuk melakukan dosa (depraved) yang sesuai dengan kehendaknya sendiri (predestined) supaya bisa disiksa dalam neraka kekal? Tuhan yang hanya mau memberikan kasih karunia kepada sedikit (limited) orang-orang pilihannya saja?

Tuhanku yang Maha Kasih bahkan adalah Sang Kasih itu sendiri, yang tak terhingga kasih karuniaNYA (unlimited) tersedia berlimpah-limpah untuk semua orang yang mau menerimaNYA (conditional) adalah Hakim Yang Adil yang hanya menghukum dosa yang dilakukan manusia dengan kehendak bebasnya sendiri.

Tuhanku yang memerintahkan kita untuk mengasihi musuh, tentu DIA sendiri sudah memberikan teladan sempurna dengan memberikan nyawaNYA sendiri sebagai tebusan bahkan bagi musuh-musuh yang menolakNYA.

2Petrus 2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
2Petrus 3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Efesus 2:7. supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Efesus 3
18. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
19. dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan
. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Rancangan manusia bukanlah rancangan Tuhan, dan terutama sekali Tuhan tidak pernah merancang (predestined) dosa seperti yang dituduhkan John Calvin!

https://truelyfanatic.wordpress.com/tag/predestination/

Yesaya 55
6. Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
7. Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.
8. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
9. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Yeremia 7:31. Mereka telah mendirikan bukit pengorbanan yang bernama Tofet di Lembah Ben-Hinom untuk membakar anak-anaknya lelaki dan perempuan, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.
Yeremia 19:5. Mereka telah mendirikan bukit-bukit pengorbanan bagi Baal untuk membakar anak-anak mereka sebagai korban bakaran kepada Baal, suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan atau Kukatakan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku.
Yeremia 32:35. Mereka mendirikan bukit-bukit pengorbanan untuk Baal di Lembah Ben-Hinom, untuk mempersembahkan anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka kepada Molokh sebagai korban dalam api, sekalipun Aku tidak pernah memerintahkannya kepada mereka dan sekalipun hal itu tidak pernah timbul dalam hati-Ku, yakni hal melakukan kejijikan ini, sehingga Yehuda tergelincir ke dalam dosa.

Tuhan Yang Maha Kasih menyediakan Keselamatan Kekal bagi semua orang yang mau menerimaNYA!

Jangan mau percaya kepada tipu muslihat iblis yang mengatakan manusia tidak mempunyai kemampuan bertobat (totally depraved)! Karena Tuhan mau kita bertobat!

http://alkitab.sabda.org/search.php?search=bertobatlah&scope=all&exact=off

Lukas 5: 32. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Bukalah pintu hatimu, Terimalah keselamatan yang tersedia untukmu!

http://alkitab.sabda.org/search.php?search=percayalah&scope=all&exact=off

Carilah, Mintalah Keselamatan Kekal dari Yesus, satu-satunya Tuhan dan Allah yang Benar!

Matius 7
7. “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
8. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Wahyu 3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

semakin seperti Tuhan

Percaya Hantu == Tidak Percaya Alkitab

Mengapa orang Kristen seharusnya mengerti dan memahami dengan baik tentang kematian, roh, arwah, dsb.?

Karena Satu-satunya Tuhan Sang Pencipta Semesta Alam sudah memberikan satu-satunya FirmanNya yang Benar dan tidak ada kesalahan sekecil apapun, alkitab sebagai petunjuk dan penuntun bagi manusia ciptaanNya.

Ibrani 9
27. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi

Jadi, Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menjelaskan jalan kehidupan manusia, yaitu hanya mati satu kali saja, sesudah itu dihakimi.

Penghakiman Tuhan yang Maha Adil akan dilakukan pada zaman terakhir setelah Kerajaan Milenium yang dinubuatkan oleh Daniel.

Sementara menunggu penghakiman, jiwa orang ditahan dalam alam maut.

Daniel 2
44. Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
45. tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

Lukas 16
23. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Wahyu 20
12. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
13. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

Dan, sama sekali tidak ada keperluan apalagi kemampuan bagi orang mati menerobos penjara alam maut yang dijaga Tuhan sendiri untuk mendatangi dunia ini lagi.

27. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
28. sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
29. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
30. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
31. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

 

Hanya dua macam akibat konsekuensi kehidupan manusia: Hidup kekal atau Neraka kekal. Kemanakah kamu pergi?

Daniel 12
2. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.

Matius 18
8. Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.

Hanya orang yang benar yang bisa mendapatkan hidup Kekal

Matius 25:46. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

Klik: Bagaimana dibenarkan dan diselamatkan kedalam hidup kekal.

Tapi saya tidak bohong! Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri!

2Korintus 11
14. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
15. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Ini hanya membuktikan bahwa anda belum mendapatkan materai Roh Kudus jaminan keselamatan kekal.

Efesus 1
13. Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

1Yohanes 4
4. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Jadi melihat hantu yang disebut sebagai roh orang yang sudah mati adalah tipuan iblis yang sedang menyamar.

Separasi tanpa batas ruang, tempat ataupun waktu

Apakah separasi hanya dilakukan secara jemaat? Apakah hanya dilakukan hari minggu saja? Ataukah hanya di mimbar saja?

Apakah di parkiran saya bebas merokok? Apakah saya boleh dibaptis lagi di sungai Yordan? Atau membawa bayi saya ‘dipermandikan’? Di kantor atau rumah saya bebas ikut dalam persekutuan rohani apapun? Di panti saya boleh setiap hari membakar hio di depan altar? Di kuburan saya boleh ‘mengirim uang neraka’? Di ruangan pribadi saya boleh menikmati pornografi?

Tidak. Separasi tidak terbatas oleh ruang, tempat ataupun waktu.

1Petrus 1:
14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
15. tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Efesus 5
8. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
9. karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10. dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12. Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13. Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Dua lapis separasi

  • Separasi Pribadi, Personal, Individual.
  • Separasi Jemaat, Local Church.

Ha?!?! Separasi pribadi? Apakah kita harus pindah ke planet lain?

Tidak. Pribadi disini adalah subyek, bukan obyek separasi. Pribadi ini adalah subyek yang melakukan separasi, bukan target/sasaran/obyek separasi.

Hal yang penting kita mengerti adalah: Apa obyek separasi? Dari obyek apakah kita memisahkan diri? Kita tidak separasi dari pribadi manusia berdosa. Malahan Tuhan  datang dalam daging dan tidak memisahkan diri dari manusia.

Baik dalam separasi pribadi maupun jemaat, obyek separasi adalah sama.

Obyek separasi adalah dosa, kesalahan dan kesesatan moral/doktrin.

1Petrus 1:16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Itulah sebabnya gereja alkitabiah mengajarkan orang Kristen untuk tidak merokok, tidak ke diskotek, ke tempat perjudian, dsb., dst…

Tidak pernah Tuhan mengajarkan secara pribadi menjauhi ataupun memusuhi penjudi, perokok, pelacur, dst. Bahkan mereka perlu diinjili agar mengerti bahwa walaupun Tuhan mengasihi pribadi mereka, tetapi Tuhan membenci perbuatan dosa mereka.

Kembali kepada pertanyaan kunci separasi:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Jadi, kita separasi dari perbuatan dosa mereka, bukan dari pribadi yang berdosa. Justru kita diutus kepada orang berdosa untuk memberitakan pertobatan dari dosa kepada Keselamatan Kekal yang hanya didapat dalam Tuhan Yesus saja.

Jadi, jika diajak ke diskotek ataupun tempat perjudian kita harus jelas dan tegas dan konsisten memilih separasi karena tempat itu jelas spesifik dikhususkan untuk perbuatan dosa. Tetapi diajak makan siang oleh penjudi, pelacur, homo, gay, lesbi dsb. tidak ada masalah karena kita tidak terlibat didalam dosa mereka dan justru inilah saat yang tepat memberitakan kasih terbesar Tuhan yang sudah dihukum karena dosa kita semua.

Pertanyaan-pertanyaan

  • bagaimana kalau saya punya rumah sakit dan orang berbagai agama datang berobat?
  • bagaimana kalau bisnis saya jasa penguburan dengan berbagai ragam ibadah?
  • bagaimana kalau teman saya datang ke rumah pas tepat jam ibadahnya dan mau menumpang tempat?

Semuanya dengan mudah dijawab dengan menggunakan pertanyaan kunci tadi:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Jika pertanyaan ini diterapkan kedalam pertanyaan sebelumnya:

  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah pasien pengunjung rumah sakit?
  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah kematian keluarga?
  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah orang yang datang ke rumah saya?

Dengan garis separasi yang tegas dan konsisten, pertanyaan-pertanyaan diatas bisa dijawab dengan lebih mudah.

Garis Tegas Separasi

Kompleksitas masalah separasi ini adalah tidak adanya garis pembatas/separator yang tegas membedakan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Sehingga sepanjang sejarah, separasi menjadi topik yang tidak pernah selesai diperdebatkan. Bahkan seringkali menjadi perdebatan kosong yang tidak ada ujungnya.

Semua perdebatan akan menjadi sia-sia jika tidak ada patokan, standar ukur yang jelas, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Suatu garis separator yang tegas dan konsisten.

Seharusnya segala patokan standar kehidupan kekristenan adalah Alkitab saja. Dari alkitab sajalah kita mengerti perlunya separasi. Dan seharusnya dari Alkitab pula kita mengambil garis separator yang tegas dan konsisten.

2Korintus 6
13. Maka sekarang, supaya timbal balik–aku berkata seperti kepada anak-anakku–:Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!
14. Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
15. Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
16. Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
17. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.
18. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.”

Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Keluar! Pisahkan dirimu dari kesalahan dan penyesatan!

Dari sini kita bisa menarik satu garis tegas separasi, yaitu dengan menjawab pertanyaan:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Dari sini ada satu garis tegas separator dan konsisten untuk menjawab (hampir?) semua masalah separasi. Bahkan bisa dengan mudah menjawab orang-orang Farisi yang mempertanyakan separasi Yesus dari orang-orang berdosa, yaitu bahwa Yesus tidak pernah dalam hal apapun terlibat dalam dosa atau kesesatan orang lain.

Update:

Tanpa garis separasi yang jelas tegas dan konsisten, maka yang pasti terjadi adalah kompromi dan pergeseran. Apa yang harini tidak boleh, barangkali dalam waktu 50-100 tahun akan terjadi pergeseran dan bisa menjadi boleh, karena memang tidak ada garis tegas yang tidak boleh dilanggar, tidak ada konsistensi.

Tidak hanya di mimbar, atau hanya di gedung gereja, atau hanya di rumah saja.
Konsep separasi yang jelas harus bisa diterapkan dengan konsisten, separasi tanpa batas ruang, tempat ataupun waktu.
Di kantor, di tempat parkir, di mall, dimanapun juga kita berada, kapanpun juga.

Coming next: Termasuk juga dengan mudah menjawab separasi parachurch, benarkah parachurch terbuka untuk umum sebebas-bebasnya tanpa batasan? Adakah/perlukah garis tegas separasinya?

 

 

Kronologis Penyaliban, Kematian, Penguburan, Hingga Kebangkitan Yesus Kristus

1Korintus 15
3. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
4. bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
5. bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.
6. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.
7. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.
8. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

Selasa 13 Nissan: Anak Domba diteliti dan didapatkan tak bercela

Kel 12:5a Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela

Katanya: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?” 14 Lalu Pilatus berkata kepada mereka: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?”

dan berkata kepada mereka: “Kamu telah membawa orang ini kepadaku sebagai seorang yang menyesatkan rakyat. Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa-Nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-Nya tidak ada yang kudapati pada-Nya.

Yoh b Kata Pilatus kepada mereka: “Ambil Dia dan salibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.”
14 Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!”

Rabu 14 Nissan: Penyaliban dan Penguburan

Jam 9: Disalibkan

Mazmur (22-17) Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku.

Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan. Baca lebih lanjut

Mengembangkan Satu Talenta Kebenaran

Bagi pedagang barangkali hanya satu modal saja bisa membuat kerugian.
Tetapi satu talenta adalah modal yang cukup untuk dikembangkan.

Matius 25
28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Dua kesimpulan penting yang bisa diambil adalah:

  • Orang yang mempunyai talenta akan diberi sehingga ia berkelimpahan
  • Orang yang tidak mau mengembangkan talenta akan dilempar kedalam neraka kekal!

Poin kedua ini hampir tidak pernah dikotbahkan: yang tidak mengembangkan satu talenta itu akan dilempar kedalam neraka kekal!
Sebelumnya, kita haruslah sangat mengerti mengenai apa itu talenta kebenaran?

Talenta disini adalah uang, yaitu harta termahal yang Tuhan berikan pada setiap manusia untuk dikembangkan hingga berkelimpahan.

Apakah Tuhan mengajarkan humanisme atau pragmatisme atau teologi sukses? Sangat pasti, bukan itu.

Satu-satunya harta teramat mahal yang selalu disuruh kejar bahkan dengan menganggap murah nyawa sendiri, hanyalah Kebenaran saja. Inilah satu-satunya harta yang bisa menyebabkan orang yang tidak mengembangkannya harus masuk neraka.

Baca kembali topik talenta kebenaran sebelum ini.

Lalu …

Bagaimanakah mengembangkan satu talenta?

Apakah kita memperdagangkan talenta seperti aset ekomoni duniawi lainnya? Baca lebih lanjut