Percaya Hantu == Tidak Percaya Alkitab

Mengapa orang Kristen seharusnya mengerti dan memahami dengan baik tentang kematian, roh, arwah, dsb.?

Karena Satu-satunya Tuhan Sang Pencipta Semesta Alam sudah memberikan satu-satunya FirmanNya yang Benar dan tidak ada kesalahan sekecil apapun, alkitab sebagai petunjuk dan penuntun bagi manusia ciptaanNya.

Ibrani 9
27. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi

Jadi, Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menjelaskan jalan kehidupan manusia, yaitu hanya mati satu kali saja, sesudah itu dihakimi.

Penghakiman Tuhan yang Maha Adil akan dilakukan pada zaman terakhir setelah Kerajaan Milenium yang dinubuatkan oleh Daniel.

Sementara menunggu penghakiman, jiwa orang ditahan dalam alam maut.

Daniel 2
44. Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
45. tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

Lukas 16
23. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Wahyu 20
12. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
13. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

Dan, sama sekali tidak ada keperluan apalagi kemampuan bagi orang mati menerobos penjara alam maut yang dijaga Tuhan sendiri untuk mendatangi dunia ini lagi.

27. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
28. sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
29. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
30. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
31. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

 

Hanya dua macam akibat konsekuensi kehidupan manusia: Hidup kekal atau Neraka kekal. Kemanakah kamu pergi?

Daniel 12
2. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.

Matius 18
8. Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.

Hanya orang yang benar yang bisa mendapatkan hidup Kekal

Matius 25:46. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

Klik: Bagaimana dibenarkan dan diselamatkan kedalam hidup kekal.

Tapi saya tidak bohong! Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri!

2Korintus 11
14. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
15. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Ini hanya membuktikan bahwa anda belum mendapatkan materai Roh Kudus jaminan keselamatan kekal.

Efesus 1
13. Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

1Yohanes 4
4. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Jadi melihat hantu yang disebut sebagai roh orang yang sudah mati adalah tipuan iblis yang sedang menyamar.

Iklan

Separasi tanpa batas ruang, tempat ataupun waktu

Apakah separasi hanya dilakukan secara jemaat? Apakah hanya dilakukan hari minggu saja? Ataukah hanya di mimbar saja?

Apakah di parkiran saya bebas merokok? Apakah saya boleh dibaptis lagi di sungai Yordan? Atau membawa bayi saya ‘dipermandikan’? Di kantor atau rumah saya bebas ikut dalam persekutuan rohani apapun? Di panti saya boleh setiap hari membakar hio di depan altar? Di kuburan saya boleh ‘mengirim uang neraka’? Di ruangan pribadi saya boleh menikmati pornografi?

Tidak. Separasi tidak terbatas oleh ruang, tempat ataupun waktu.

1Petrus 1:
14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
15. tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Efesus 5
8. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
9. karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
10. dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12. Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13. Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Dua lapis separasi

  • Separasi Pribadi, Personal, Individual.
  • Separasi Jemaat, Local Church.

Ha?!?! Separasi pribadi? Apakah kita harus pindah ke planet lain?

Tidak. Pribadi disini adalah subyek, bukan obyek separasi. Pribadi ini adalah subyek yang melakukan separasi, bukan target/sasaran/obyek separasi.

Hal yang penting kita mengerti adalah: Apa obyek separasi? Dari obyek apakah kita memisahkan diri? Kita tidak separasi dari pribadi manusia berdosa. Malahan Tuhan  datang dalam daging dan tidak memisahkan diri dari manusia.

Baik dalam separasi pribadi maupun jemaat, obyek separasi adalah sama.

Obyek separasi adalah dosa, kesalahan dan kesesatan moral/doktrin.

1Petrus 1:16. sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Itulah sebabnya gereja alkitabiah mengajarkan orang Kristen untuk tidak merokok, tidak ke diskotek, ke tempat perjudian, dsb., dst…

Tidak pernah Tuhan mengajarkan secara pribadi menjauhi ataupun memusuhi penjudi, perokok, pelacur, dst. Bahkan mereka perlu diinjili agar mengerti bahwa walaupun Tuhan mengasihi pribadi mereka, tetapi Tuhan membenci perbuatan dosa mereka.

Kembali kepada pertanyaan kunci separasi:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Jadi, kita separasi dari perbuatan dosa mereka, bukan dari pribadi yang berdosa. Justru kita diutus kepada orang berdosa untuk memberitakan pertobatan dari dosa kepada Keselamatan Kekal yang hanya didapat dalam Tuhan Yesus saja.

Jadi, jika diajak ke diskotek ataupun tempat perjudian kita harus jelas dan tegas dan konsisten memilih separasi karena tempat itu jelas spesifik dikhususkan untuk perbuatan dosa. Tetapi diajak makan siang oleh penjudi, pelacur, homo, gay, lesbi dsb. tidak ada masalah karena kita tidak terlibat didalam dosa mereka dan justru inilah saat yang tepat memberitakan kasih terbesar Tuhan yang sudah dihukum karena dosa kita semua.

Pertanyaan-pertanyaan

  • bagaimana kalau saya punya rumah sakit dan orang berbagai agama datang berobat?
  • bagaimana kalau bisnis saya jasa penguburan dengan berbagai ragam ibadah?
  • bagaimana kalau teman saya datang ke rumah pas tepat jam ibadahnya dan mau menumpang tempat?

Semuanya dengan mudah dijawab dengan menggunakan pertanyaan kunci tadi:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Jika pertanyaan ini diterapkan kedalam pertanyaan sebelumnya:

  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah pasien pengunjung rumah sakit?
  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah kematian keluarga?
  • apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat dalam ibadah orang yang datang ke rumah saya?

Dengan garis separasi yang tegas dan konsisten, pertanyaan-pertanyaan diatas bisa dijawab dengan lebih mudah.

Garis Tegas Separasi

Kompleksitas masalah separasi ini adalah tidak adanya garis pembatas/separator yang tegas membedakan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Sehingga sepanjang sejarah, separasi menjadi topik yang tidak pernah selesai diperdebatkan. Bahkan seringkali menjadi perdebatan kosong yang tidak ada ujungnya.

Semua perdebatan akan menjadi sia-sia jika tidak ada patokan, standar ukur yang jelas, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Suatu garis separator yang tegas dan konsisten.

Seharusnya segala patokan standar kehidupan kekristenan adalah Alkitab saja. Dari alkitab sajalah kita mengerti perlunya separasi. Dan seharusnya dari Alkitab pula kita mengambil garis separator yang tegas dan konsisten.

2Korintus 6
13. Maka sekarang, supaya timbal balik–aku berkata seperti kepada anak-anakku–:Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!
14. Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
15. Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?
16. Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
17. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.
18. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.”

Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Keluar! Pisahkan dirimu dari kesalahan dan penyesatan!

Dari sini kita bisa menarik satu garis tegas separasi, yaitu dengan menjawab pertanyaan:

“Apakah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya sudah memisahkan diri? Ataukah saya atau anak-anak dibawah tanggung jawab saya ikut terlibat didalam dosa/kesalahan/kesesatan?”

Dari sini ada satu garis tegas separator dan konsisten untuk menjawab (hampir?) semua masalah separasi. Bahkan bisa dengan mudah menjawab orang-orang Farisi yang mempertanyakan separasi Yesus dari orang-orang berdosa, yaitu bahwa Yesus tidak pernah dalam hal apapun terlibat dalam dosa atau kesesatan orang lain.

Update:

Tanpa garis separasi yang jelas tegas dan konsisten, maka yang pasti terjadi adalah kompromi dan pergeseran. Apa yang harini tidak boleh, barangkali dalam waktu 50-100 tahun akan terjadi pergeseran dan bisa menjadi boleh, karena memang tidak ada garis tegas yang tidak boleh dilanggar, tidak ada konsistensi.

Tidak hanya di mimbar, atau hanya di gedung gereja, atau hanya di rumah saja.
Konsep separasi yang jelas harus bisa diterapkan dengan konsisten, separasi tanpa batas ruang, tempat ataupun waktu.
Di kantor, di tempat parkir, di mall, dimanapun juga kita berada, kapanpun juga.

Coming next: Termasuk juga dengan mudah menjawab separasi parachurch, benarkah parachurch terbuka untuk umum sebebas-bebasnya tanpa batasan? Adakah/perlukah garis tegas separasinya?

 

 

Kronologis Penyaliban, Kematian, Penguburan, Hingga Kebangkitan Yesus Kristus

1Korintus 15
3. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
4. bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
5. bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.
6. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.
7. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.
8. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

Selasa 13 Nissan: Anak Domba diteliti dan didapatkan tak bercela

Kel 12:5a Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela

Katanya: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?” 14 Lalu Pilatus berkata kepada mereka: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?”

dan berkata kepada mereka: “Kamu telah membawa orang ini kepadaku sebagai seorang yang menyesatkan rakyat. Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa-Nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-Nya tidak ada yang kudapati pada-Nya.

Yoh b Kata Pilatus kepada mereka: “Ambil Dia dan salibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.”
14 Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!”

Rabu 14 Nissan: Penyaliban dan Penguburan

Jam 9: Disalibkan

Mazmur (22-17) Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku.

Mark 15:25 Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan. Baca lebih lanjut

Mengembangkan Satu Talenta Kebenaran

Bagi pedagang barangkali hanya satu modal saja bisa membuat kerugian.
Tetapi satu talenta adalah modal yang cukup untuk dikembangkan.

Matius 25
28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Dua kesimpulan penting yang bisa diambil adalah:

  • Orang yang mempunyai talenta akan diberi sehingga ia berkelimpahan
  • Orang yang tidak mau mengembangkan talenta akan dilempar kedalam neraka kekal!

Poin kedua ini hampir tidak pernah dikotbahkan: yang tidak mengembangkan satu talenta itu akan dilempar kedalam neraka kekal!
Sebelumnya, kita haruslah sangat mengerti mengenai apa itu talenta kebenaran?

Talenta disini adalah uang, yaitu harta termahal yang Tuhan berikan pada setiap manusia untuk dikembangkan hingga berkelimpahan.

Apakah Tuhan mengajarkan humanisme atau pragmatisme atau teologi sukses? Sangat pasti, bukan itu.

Satu-satunya harta teramat mahal yang selalu disuruh kejar bahkan dengan menganggap murah nyawa sendiri, hanyalah Kebenaran saja. Inilah satu-satunya harta yang bisa menyebabkan orang yang tidak mengembangkannya harus masuk neraka.

Baca kembali topik talenta kebenaran sebelum ini.

Lalu …

Bagaimanakah mengembangkan satu talenta?

Apakah kita memperdagangkan talenta seperti aset ekomoni duniawi lainnya? Baca lebih lanjut

Tritunggal Manusia Mengasihi Tritunggal Allah

Jika kita sudah memahami pengertian tritunggal dengan benar, tidaklah sulit melihat bagaimana hukum yang pertama dan yang terutama itu menuntut manusia tritunggal untuk mengasihi Allah Tritunggal.

Ulangan 6:5. Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Mazmur 84:2. Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Mengasihi dengan tritunggal manusia:

  • Mengasihi dengan tubuh jasmani: dengan segenap kekuatan
  • Mengasihi dengan segenap jiwa
  • Mengasihi dengan roh: dengan segenap hati

 

Harga Talenta Kebenaran

Matius 25
14. “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
15. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

Arti talenta menurut kamus alkitab

Terlalu banyak sekali orang Kristen, bahkan terlalu sering dikotbahkan, talenta ini diartikan dalam bahasa sehari-hari sebagai bakat talenta pembawaan seseorang.

Talenta
menurut paham orang Ibrani, ialah berat dan jumlah mata uang yang sama dengan 3000 syikal atau 93 3/4 pond (=42.525 kg ); ataupun jika diuangkan adalah sebesar $1600 sampai $1900 Talenta Yunani sama dengan $1180,- ( Kel 38:25,26; Mat 18:24 ).

Talenta [kecil]
TB- Ukuran timbangan sebesar 3000 syikal –> 20795 = kurang lebih 34 kilogram. Dalam Perjanjian Baru ukuran jumlah uang yang sangat besar nilainya, yaitu 6000 dinar –> 19921 (Mat 18:24; 25:15-28).

TALENTA [browning]
Talenta Yunani (Mat. 18:24) adalah sejumlah mata uang senilai 6000 mina (Luk. 19:13). Sepuluh ribu talenta (Mat. 18: 24) itu suatu jumlah yang luar biasa benar. Pajak yang dibayarkan oleh seluruh wilayah *Yudea, *Idumea, *Samaria, *Galilea, dan Perea setahun hanyalah 800 talenta.

http://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=Talenta
http://biblehub.com/greek/5007.htm

Ditegaskan di ayat 27 bahwa talenta ini adalah uang!
Dan juga, Lukas 19:11-27 yang hampir paralel, menegaskan kembali bahwa ini adalah uang.

27. Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.

Dalam konteks alkitab sangat jelas bahwa talenta ini – baik dalam bentuk berat timbangan perak ataupun dalam bentuk mata uang – adalah sama dengan harta, sesuatu yang sangat berharga yang dalam konteks ini harus dikembangkan.

Tidak dikembangkan = Masuk Neraka

30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Apakah tidak mengembangkan bakat bisa menyebabkan kita masuk neraka?
Sangat amat tidak mungkin.

Harta apa yang teramat mahal dan harus dikembangkan agar kita tidak masuk neraka?

Talenta = Harta

Harta apa yang Tuhan percayakan pada setiap manusia?

Amsal 3
13. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
14. karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
15. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.

Amsal 16:16. Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak.

Amsal 23:23. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Matius 6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kebenaran: Harta Termahal

Keseluruhan alkitab selalu mengajarkan bahwa pengertian Kebenaran dan hikmat untuk mengejar Kebenaran sebagai harta yang paling teramat mahal.

Kebenaran sangat amat pantas ditebus dengan seluruh harta duniawi, seperti saat Yesus menawarkan Kebenaran kepada orang kaya.

Matius 19:21. Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Matius 13
44. “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
46. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Kebenaran dianiaya

Bahkan sangat amat layak menderita untuk mendapatkan harta yang teramat mahal ini.

Matius 5:10. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Bahkan orang-orang Kristen rela memberikan nyawanya untuk membayar harga Kebenaran.

28. Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Pedang Kebenaran memisahkan

Kebenaran sangat amat pasti harus terpisah dari kesalahan dan kesesatan ekumenisme.

Titus 3:10. Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi.

Kebenaran memisahkan Roh dan Jiwa

Ibrani 4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Kebenaran memisahkan orang tua dan anak

Pedang Kebenaran ini bahkan memisahkan anak dengan orang tua.

35. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
36. dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
37. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Siapkah anda membayar harga Kebenaran!?