Tritunggal Manusia Mengasihi Tritunggal Allah

Jika kita sudah memahami pengertian tritunggal dengan benar, tidaklah sulit melihat bagaimana hukum yang pertama dan yang terutama itu menuntut manusia tritunggal untuk mengasihi Allah Tritunggal.

Ulangan 6:5. Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Mazmur 84:2. Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Mengasihi dengan tritunggal manusia:

  • Mengasihi dengan tubuh jasmani: dengan segenap kekuatan
  • Mengasihi dengan segenap jiwa
  • Mengasihi dengan roh: dengan segenap hati

 

Harga Talenta Kebenaran

Matius 25
14. “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
15. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.

Arti talenta menurut kamus alkitab

Terlalu banyak sekali orang Kristen, bahkan terlalu sering dikotbahkan, talenta ini diartikan dalam bahasa sehari-hari sebagai bakat talenta pembawaan seseorang.

Talenta
menurut paham orang Ibrani, ialah berat dan jumlah mata uang yang sama dengan 3000 syikal atau 93 3/4 pond (=42.525 kg ); ataupun jika diuangkan adalah sebesar $1600 sampai $1900 Talenta Yunani sama dengan $1180,- ( Kel 38:25,26; Mat 18:24 ).

Talenta [kecil]
TB- Ukuran timbangan sebesar 3000 syikal –> 20795 = kurang lebih 34 kilogram. Dalam Perjanjian Baru ukuran jumlah uang yang sangat besar nilainya, yaitu 6000 dinar –> 19921 (Mat 18:24; 25:15-28).

TALENTA [browning]
Talenta Yunani (Mat. 18:24) adalah sejumlah mata uang senilai 6000 mina (Luk. 19:13). Sepuluh ribu talenta (Mat. 18: 24) itu suatu jumlah yang luar biasa benar. Pajak yang dibayarkan oleh seluruh wilayah *Yudea, *Idumea, *Samaria, *Galilea, dan Perea setahun hanyalah 800 talenta.

http://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=Talenta
http://biblehub.com/greek/5007.htm

Ditegaskan di ayat 27 bahwa talenta ini adalah uang!
Dan juga, Lukas 19:11-27 yang hampir paralel, menegaskan kembali bahwa ini adalah uang.

27. Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.

Dalam konteks alkitab sangat jelas bahwa talenta ini – baik dalam bentuk berat timbangan perak ataupun dalam bentuk mata uang – adalah sama dengan harta, sesuatu yang sangat berharga yang dalam konteks ini harus dikembangkan.

Tidak dikembangkan = Masuk Neraka

30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Apakah tidak mengembangkan bakat bisa menyebabkan kita masuk neraka?
Sangat amat tidak mungkin.

Harta apa yang teramat mahal dan harus dikembangkan agar kita tidak masuk neraka?

Talenta = Harta

Harta apa yang Tuhan percayakan pada setiap manusia?

Amsal 3
13. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
14. karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
15. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.

Amsal 16:16. Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak.

Amsal 23:23. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Matius 6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kebenaran: Harta Termahal

Keseluruhan alkitab selalu mengajarkan bahwa pengertian Kebenaran dan hikmat untuk mengejar Kebenaran sebagai harta yang paling teramat mahal.

Kebenaran sangat amat pantas ditebus dengan seluruh harta duniawi, seperti saat Yesus menawarkan Kebenaran kepada orang kaya.

Matius 19:21. Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Matius 13
44. “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
46. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Kebenaran dianiaya

Bahkan sangat amat layak menderita untuk mendapatkan harta yang teramat mahal ini.

Matius 5:10. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Bahkan orang-orang Kristen rela memberikan nyawanya untuk membayar harga Kebenaran.

28. Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Pedang Kebenaran memisahkan

Kebenaran sangat amat pasti harus terpisah dari kesalahan dan kesesatan ekumenisme.

Titus 3:10. Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi.

Kebenaran memisahkan Roh dan Jiwa

Ibrani 4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Kebenaran memisahkan orang tua dan anak

Pedang Kebenaran ini bahkan memisahkan anak dengan orang tua.

35. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
36. dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
37. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Siapkah anda membayar harga Kebenaran!?

Tritunggal Manusia

Allah Tritunggal menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya

Tritunggal Allah: Bapa, Anak (Firman), Roh Kudus

1 Yohanes 5:7. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
Kejadian 1:26. Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Tritunggal Manusia menurut gambar dan rupa Allah Tritunggal

Tritunggal Manusia: Jiwa, Tubuh dan Roh

1Tesalonika 5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Manusia tiga pribadi?

Lalu apakah berarti manusia mempunyai tiga kepribadian yang terpisah?
Jawaban singkatnya: Tidak, tetapi mungkin bisa. Kapan?

goodduckbadduck

Mazmur 84:2. Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

Matius 26:41. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Saat Pedang Kebenaran Menusuk teramat dalam.

Ibrani 4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Roma 2:15. Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

Saat itulah, ketiga pribadi didalam diri manusia bergejolak dengan dahsyat, saling beragumentasi dengan berbagai pertimbangan dan pikiran hati apakah akan menerima ataukah menolak Kebenaran.

Hidup oleh Roh

Roma 6
6. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
17. Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.
18. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Roma 7
22. Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah,
23. tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.
24. Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?
25. Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (7-26) Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

Roma 8
1. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
2. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
3. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
4. supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
5. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
6. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
7. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
8. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
9. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
10. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.
11. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
12. Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.
13. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
14. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
16. Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
17. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Pemimpin Terbesar, Kasih Terbesar

Yohanes 15:13. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Manusia hanya bisa berusaha meneladani satu-satunya Pemimpin Terbesar dan Kasih Terbesar yang dicontohkan oleh Sang Kasih itu sendiri.

Tuhan Yang Maha Kasih datang bukan untuk disembah, tapi untuk menjadi Sang Pemimpin Agung, *The* Role Model, teladan yang sempurna dan untuk memberikan nyawaNya untuk menebus dosamu.

Matius 20
25. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
26. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
27. dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
28. sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Ibrani 2:18. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

Tiga Macam Durhaka / Penyelewengan

durhaka/dur·ha·ka/ a 1 ingkar terhadap perintah (Tuhan, orang tua, dan sebagainya); 2 tidak setia kepada kekuasaan yang sah (negara);

durhaka bisa diringkas dalam tiga kata ini: ingkar, melawan, menyeleweng

Alkitab, satu-satunya Firman Tuhan yang Maha Kudus mengajarkan moral TERTINGGI yang pernah diajarkan sepanjang masa! Dan ada tiga macam durhaka yang Tuhan catatkan dan peringatkan dengan keras agar tidak dilakukan manusia dan bahkan memberikan Undang-Undang Dasar Israel (Taurat) yang mengharuskan pelanggaran ini untuk dirajam (dilempari batu) hingga mati.

1. Durhaka terhadap orang tua

Durhaka ini yang paling dikenal manusia dan sangat amat ditekankan dalam pengajaran moral manusia. Karena ini mendurhakai manusia juga, sehingga manusia berkepentingan berusaha sangat keras mengajarkan hal ini. Selain manusia sendiri merasakannya, ini pun berakibat kepada masa depan manusia itu sendiri, selama hidupnya didunia ini.

Alkitab sangat menekankan pentingnya hal ini dan memberikan perintah yang sangat tegas untuk menghukum anak durhaka dengan dirajam (dilempari batu) hingga mati.

Ulangan 21:
18. “Apabila seseorang mempunyai anak laki-laki yang degil dan membangkang, yang tidak mau mendengarkan perkataan ayahnya dan ibunya, dan walaupun mereka menghajar dia, tidak juga ia mendengarkan mereka,
19. maka haruslah ayahnya dan ibunya memegang dia dan membawa dia keluar kepada para tua-tua kotanya di pintu gerbang tempat kediamannya,
20. dan harus berkata kepada para tua-tua kotanya: Anak kami ini degil dan membangkang, ia tidak mau mendengarkan perkataan kami, ia seorang pelahap dan peminum.
21. Maka haruslah semua orang sekotanya melempari anak itu dengan batu, sehingga ia mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu; dan seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut.”

Tetapi seringkali karena terlalu sangat ditekankan oleh agama-agama rekayasa manusia, bahkan sangat amat berlebihan, bisa menyebabkan dan menimbulkan kedurhakaan lainnya.

2. Durhaka terhadap pernikahan

Durhaka/penyelewengan yang satu ini lebih sering disebut sebagai: zinah.

Konon, katanya, pelacuran adalah profesi tertua dan telah ada hampir bersamaan dengan keberadaan manusia. Dan, walaupun manusia mengerti moral yang baik dan diatas kertas melarang pelacuran, tetapi hal ini tetap menjadi penyakit masyarakat yang terus semakin berkembang.

Tetapi, banyak bentuk penyelewengan dan kedurhakaan terhadap pernikahan yang tidak disadari oleh banyak manusia, terutama akibat banyaknya pengajaran agama duniawi yang ikut terlibat merusak moral ini dari segala sisi.

Beberapa standar moral tertinggi yang Tuhan tetapkan untuk pernikahan adalah:

  • Bahkan menginginkan saja sudah dicatat Tuhan sebagai zinah. Mat 5:28
  • Tuhan merancang pernikahan adalah hubungan SATU PRIA dengan SATU WANITA. Mat 19:4
  • Tuhan melarang perceraian
  • Kawin lagi (dengan ataupun tidak dengan perceraian) adalah sama dengan zinah. Mark 10:11-12

Pengajaran humanisme manusia:

  • kemerosotan moral dan tren gaya hidup modern membuat manusia memperbolehkan hubungan diluar nikah
  • agama duniawi membuat aturan-aturan yang memperbolehkan perceraian
  • agama duniawi membelokkan hal ini dengan mengijinkan SATU PRIA menikahi EMPAT WANITA, bahkan lebih!
  • agama duniawi mensahkan kawin lagi
  • manusia kini mengijinkan pria menikahi pria dan wanita menikahi wanita
  • bahkan, dunia gila ini bahkan menikahkan manusia dengan binatang!

3. Durhaka terhadap Tuhan

Hal yang sangat paling penting satu inilah yang (sengaja atau tidak) paling sering dilupakan, bahkan seringkali tidak diajarkan. Bahkan, agama duniawi-lah yang dengan sengaja mengabaikan hal ini dengan mengajarkan kiblat kepada yang botak ataupun menghadap yang kotak yang dibenci Tuhan.

Ada agama yang mengajar bahwa batu-batu tidak berbentuk itu adalah berhala, tetapi kalau sudah dibentuk menjadi seperti binatang atau seperti orang menjadi tidak apa-apa. Ada agama yang mengajar semua yang berbentuk patung itu berhala, tetapi kalau berbentuk kotak tidak apa-apa.

Dan, seperti sudah diberitahu sedikit pada point no.1, seringkali pengajaran agama duniawi tentang ‘menghormati orang tua‘ sangat terlalu berlebihan sehingga memposisikan orang tua menyamai bahkan melampaui Tuhan Yang Maha Tinggi.

Orang tua yang mengenal Tuhan Yang Maha Kudus seharusnya bisa mengajarkan hormat yang benar dan sepantasnya dan ketaatan didalam Tuhan dan tidak meninggikan diri menantang Tuhan Yang Benar dan Adil.

Efesus 6
1. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.
2. Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:
3. supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.
4. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

1Korintus 12:2. Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.

Efesus 2:3. Sebenarnya DAHULU kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

Pilihlah Pada Hari Ini!

Musa menawarkan pilihan

Bilangan 11
26. Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:
27. berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;
28. dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.

Yosua menawarkan pilihan

Yosua 24:15. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Yesaya menawarkan panggilan Tuhan

Yesaya 50:2. Mengapa ketika Aku datang tidak ada orang, dan ketika Aku memanggil tidak ada yang menjawab? Mungkinkah tangan-Ku terlalu pendek untuk membebaskan atau tidak adakah kekuatan pada-Ku untuk melepaskan? Sesungguhnya, dengan hardik-Ku Aku mengeringkan laut, Aku membuat sungai-sungai menjadi padang gurun; ikan-ikannya berbau amis karena tidak ada air dan mati kehausan.

Yehezkiel menyerukan pertobatan

Yehezkiel 18:31. Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Hosea menyerukan pertobatan

Hosea (14-2) Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.

Yohanes Baptis menyerukan pertobatan

Markus 1:15. kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Para Rasul menyerukan pertobatan

KisahParaRasul 2:38. Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
KisahParaRasul 3:19. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,
KisahParaRasul 8:22. Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini;

Tuhan Yesus sendiri menyerukan pertobatan

Wahyu 2
5. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.
16. Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.

Wahyu 3
3. Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.
19. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Matius 9
12. Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
13. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa [kepada pertobatan, bdk kjv*].”

Kalau orang berdosa boleh masuk sorga tahta Allah Yang Maha Kudus, tentu tidak perlu bertobat.
Apakah Hakim Yang Adil membiarkan kesalahan tidak dihukum? Mungkinkah Hakim Yang Adil membiarkan orang menutupi kesalahannya dengan amal ibadah dan perbuatan baik?
Bahkan hakim dunia yang kurang adil sekalipun akan diprotes jika mempertimbangkan amal ibadah dan melepaskan pembunuh karena amalnya yang banyak. Terlebih lagi Hakim Yang Adil!

Kalau orang tidak bisa memilih bertobat dari hatinya sendiri, tentu orang bijak tidak perlu memberikan pilihan yang tidak bisa dipilih. Terlebih Tuhan Yang Maha Bijak tidak mungkin memberikan pilihan yang tidak bisa dipilih.

Pilihlah pada hari ini!

S4: Sekali Selamat Selamanya Selamat, Jika…

Once Saved Always Saved (osas)

Syarat Keselamatan adalah Percaya, Iman Yang Benar

Efesus 2
8. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9. itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

beberapa inti yang penting dari ayat ini:

  • iman BUKAN usaha/pekerjaan
  • tidak ada usaha/pekerjaan apapun yang bisa menyelamatkan ataupun menjaga selamanya selamat
  • tidak ada usaha/pekerjaan (dosa perbuatan) apapun yang bisa membuat orang kehilangan keselamatan
  • hanya iman yang benar saja satu-satunya persyaratan yang mutlak untuk mendapat keselamatan
  • syarat yang sama untuk mendapat keselamatan, yaitu iman yang benar saja satu-satunya persyaratan yang mutlak untuk selamanya tetap selamat
  • iman yang benar tidak mungkin terhilang. tetapi orang bisa dengan aktif/sengaja meninggalkan iman dan memilih tidak mau percaya lagi

Kisah Para Rasul 16
30. Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
31. Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Syarat Selamanya Tetap Selamat Adalah Jika Selamanya Tetap Percaya

Tetap didalam Iman yang Benar

Roma 11
20. Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
21. Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
22. Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.

Yohanes 15
6. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

2Yoh 1:9. Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

Peringatan Bahaya Keluar dari Iman Yang Benar

Iman yang benar adalah bahwa Keselamatan HANYA dengan percaya bahwa Kasih Karunia Tuhan Yesus sudah menebus semua dosa manusia di kayu salib sehingga semua dosa manusia sudah beres sudah dihukumkan dan sudah menjadi layak untuk menghadap Allah yang Maha Suci.

Adanya penyesatan di Jemaat Galalia yang berusaha membuat mereka percaya bahwa penebusan Yesus di salib belum cukup, tetapi harus ditambahkan dengan berbagai ibadah simbolik seperti sabat, sunat, makanan haram, dsb. Paulus memperingatkan, jika mereka percaya penyesatan itu, mereka lepas dan diluar kasih karunia Kristus.

Galatia 5
3. Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
4. Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
5. Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
6. Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

Murtad, Tidak Mau Percaya Lagi Maka Tidak Mungkin Bisa Selamat Lagi

Orang yang sudah mendapatkan Keselamatan kekal tidak mungkin bisa terhilang.
Tidak ada dosa apapun yang bisa membuat orang kehilangan keselamatannya, selain orang itu memilih untuk tidak mau percaya lagi.
Sama seperti orang Bisa Memilih untuk Percaya dengan Iman Yang Benar, orang itu juga Bisa Memilih Memutuskan untuk Tidak Mau Percaya Lagi.

Once Lost Always Lost, Jika Murtad Tidak Mungkin Bertobat Lagi

1Yohanes 2
24. Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.
25. Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal.
26. Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.
27. Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu–dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta–dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
28. Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.

Ibrani 6
1. Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
2. yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.
3. Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.
4. Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
5. dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
6. namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.
7. Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;
8. tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

Ibrani 10
26. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
27. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.
38. Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”

Yohanes 15
6. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

2Petrus 2
20. Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.
21. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
22. Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

Jelas ini tidak bicara mengenai hal berkat jasmani/duniawi. Tetapi mengenai Kekekalan di sorga atau di neraka. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.