Ayat Bukti Keilahian Yesus: Bapa lebih besar dari pada Aku.

Yoh 14:28 … Bapa lebih besar dari pada Aku

Bukankah ayat ini yang dipakai rusellite (yang mengaku saksi Yehovah) untuk membuktikan bahwa Yesus bukan Allah Yang Maha Perkasa?
Bagaimana mungkin ayat ini membuktikan keilahian Yesus?

Bagaimana kalau saya rakyat jelata biasa mengucapkan kata ini: Presiden lebih besar dari saya.
Rasanya orang-orang akan melihat saya dengan aneh, mungkin akan ada yang menyahut: “Emangnya kamu posisinya apa? Emangnya pejabat tinggi? Kok perbandingannya Presiden? Jangan-jangan mau kudeta?”

Tidak ada satupun orang benar yang berani membandingkan dirinya dengan Allah. Semua nabi besar dan kecil, tua dan muda, melihat dirinya sendiri sebagai debu tanah, ulat (Ayub 25:6), bunga, rumput (Maz 103:15-16), kain kotor (Yesaya 64:6). Bahkan yang paling dikasihi Tuhan sekalipun, tidak ada seorangpun yang berani membandingkan dirinya dengan Allah Yang Mahatinggi.

Siapa yang membandingkan diri dengan Allah?

Yesaya 14:13. Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
14. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

Iblis! Iblis-lah yang membandingkan dirinya dengan Allah, bahkan ingin menyamai Yang Mahatinggi!
Dan tipuan iblis pertama dan yang terbesar adalah supaya manusia mengikuti jejaknya, mau menyamai Allah, mau menjadi seperti Allah!

Kejadian 3:4. Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
5. tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

Jika Yesus berani membandingkan dirinya dengan Allah yang Mahatinggi, ada beberapa kemungkinan.

  • Yesus adalah Iblis, atau
  • Yesus ditipu Iblis, atau

Yesus adalah Tuhan dan Allah

Jelas Yesus bukan Iblis ataupun saudara Lucifer seperti yang dituduhkan Mormon yang mengaku sebagai orang kudus akhir zaman. Jelas juga Yesus tidak termasuk yang percaya tipuan Iblis bahwa manusia akan (terus reinkarnasi dan akhirnya) menjadi seperti Allah.

Jelas Yesus mengenal Allah Bapa Yang Mahatinggi! Dan Yesus berani membandingkan diriNya dengan Yang Mahatinggi!

Mungkinkah Yesus suatu ‘allah’ kecil seperti yang diajarkan rusellite? Suatu allah yang perkasa tapi bukan Yang Maha Perkasa?

Jika ini benar, maka Kristen adalah agama politeis dengan banyak allah. Padahal Yesus menegaskan kembali ke-esa-an Allah!

Ulangan 6:4. Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Markus 12:29. Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Orang-orang Yahudi pada masa itu paling mengerti pandangan Yesus mengenai diriNya sendiri. Orang Yahudi sangat mengerti ke-esa-an Allah dan dengan mengaku Anak Allah maka Yesus memposisikan diriNya setara Allah.

Yohanes 10:33. Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.

Saat orang Yahudi menuduhkan Yesus menyamakan diriNya dengan Allah, Yesus sama sekali tidak membantah. Kalau saja Yesus mau mengatakan bahwa Dia bukan Allah, tentu Dia tidak akan disalibkan karena menghujat Allah.

Bahkan Rasul Yohanes pun mengerti dari klaim Yesus sebagai Anak Allah dan dari otoritas Yesus atas dosa, atas angin, laut, tumbuhan, binatang, bahkan Yesus mengacak-acak pedagang didalam Bait-Nya, bahkan Yesus merombak hukum Taurat (Matius 5), bahkan meniadakan hari Sabat, menghalalkan semua makanan, dsb. Semua otoritas itu adalah otoritas Allah sendiri.

Yohanes 5:18. Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

Tuhan Yesus setara Allah Bapa, Allah Tritunggal Yang Esa

Filipi 2:
5. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6. yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7. melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11. dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Percaya Hantu == Tidak Percaya Alkitab

Mengapa orang Kristen seharusnya mengerti dan memahami dengan baik tentang kematian, roh, arwah, dsb.?

Karena Satu-satunya Tuhan Sang Pencipta Semesta Alam sudah memberikan satu-satunya FirmanNya yang Benar dan tidak ada kesalahan sekecil apapun, alkitab sebagai petunjuk dan penuntun bagi manusia ciptaanNya.

Ibrani 9
27. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi

Jadi, Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menjelaskan jalan kehidupan manusia, yaitu hanya mati satu kali saja, sesudah itu dihakimi.

Penghakiman Tuhan yang Maha Adil akan dilakukan pada zaman terakhir setelah Kerajaan Milenium yang dinubuatkan oleh Daniel.

Sementara menunggu penghakiman, jiwa orang ditahan dalam alam maut.

Daniel 2
44. Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
45. tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

Lukas 16
23. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Wahyu 20
12. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
13. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

Dan, sama sekali tidak ada keperluan apalagi kemampuan bagi orang mati menerobos penjara alam maut yang dijaga Tuhan sendiri untuk mendatangi dunia ini lagi.

27. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,
28. sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.
29. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
30. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
31. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

 

Hanya dua macam akibat konsekuensi kehidupan manusia: Hidup kekal atau Neraka kekal. Kemanakah kamu pergi?

Daniel 12
2. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.

Matius 18
8. Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.

Hanya orang yang benar yang bisa mendapatkan hidup Kekal

Matius 25:46. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

Klik: Bagaimana dibenarkan dan diselamatkan kedalam hidup kekal.

Tapi saya tidak bohong! Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri!

2Korintus 11
14. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
15. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Ini hanya membuktikan bahwa anda belum mendapatkan materai Roh Kudus jaminan keselamatan kekal.

Efesus 1
13. Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

1Yohanes 4
4. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Jadi melihat hantu yang disebut sebagai roh orang yang sudah mati adalah tipuan iblis yang sedang menyamar.