Manusia rohani menilai segala sesuatu

1 Korintus 2:14-16 (TB) Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.
Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

Jika anda melihat buku Kristen yang kelihatannya menarik, apa yang anda lakukan pertama kali? Membaca review? Daftar isi? Pengantar? Atau langsung baca isinya?

Biasanya saya selalu mulai dari biografi singkat pengarangnya. Biasanya hanya 1-2 halaman saja dan biasanya ada sedikit kesaksian bagaimana penulis mengenal kekristenan. Silakan dicoba di toko buku terdekat. Dari biografi yang sangat ringkas ini sangat sering kita bisa membuat penilaian tentang iman penulis, terutama apakah dia benar-benar sudah diselamatkan dilahirbarukan.

Ha? Bisa baca hati orang??

Tentu saja hati orang tidak mungkin bisa dibaca selain oleh Tuhan sendiri. Tetapi Tuhan bilang manusia rohani BISA menilai!

Apakah anda sudah manusia rohani? Jika iya, Roh Kudus akan memampukan anda menilai, misalnya suatu kesaksian, sangat sering sekali bisa langsung dinilai apakah imannya sudah benar atau ini orang karismatik atau orang kalvinis, dst.

Juga, seharusnya manusia rohani yang memiliki pikiran Kristus lebih memikirkan hal-hal rohani daripada duniawi. Misalnya pekerjaan Gereja tentu harus lebih fokus pada hal yang rohani daripada duniawi.

Pembangunan iman lebih diutamakan daripada pembangunan gedung. Misal, papan tulis sangat perlu untuk pembangunan iman, jadi seharusnya lebih penting daripada mempercantik gedung. Tapi jikalau gedung hampir roboh maka bisa menjadi prioritas karena lebih baik kebaktian di kuburan daripada dibawah gedung yang hampir roboh.

Setiap pekerjaan jemaat seharusnya dinilai diurutkan mana yang rohani, mana yang duniawi, mana yang hanya untuk kenyamanan atau penampilan saja.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s