Separasi: Api Asing, Korban Fasik, dan Merampok Rumah Berhala

Tiga, empat bahkan lima masalah terbesar dalam separasi adalah api asing, korban fasik dan merampok rumah berhala.

1. Api asing penyembahan Karismatik / Pantekosta

http://graphe-ministry.org/articles/2013/10/john-macarthur-melawan-api-asing-dengan-api-asing/

John Mcarthur dengan tepat menunjuk penyembahan palsu karismatikisme seperti api asing yang dibawa oleh Nadab dan Abihu, suatu api yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. (Imamat 10.)

http://graphe-ministry.org/articles/2014/02/tur-peringatan-di-tempat-lahirnya-api-liar-pantekosta/

2. Api asing musik kontemporer

Itu benar sekali, tetapi salah satu aspek gerakan kharismatik yang paling efektif, salah satu hal yang paling bertanggung jawabn untuk menciptakan “pengalaman” kharismatik dan membangun persatuan mereka yangsesat, adalah musik penyembahan kontemporer.

http://graphe-ministry.org/articles/category/kharismatikpantekosta/

Jadi, sementara dia menunjuk karismatikisme, dia sendiri tidak sadar kalau sudah tersusupi dengan musik karismatikisme, api asing yang juga tidak sesuai kehendak Tuhan.

Dan dua masalah terbesar ini mungkin adalah penyebab terbesar banyak gereja fundamentalis tergelincir di lereng yang licin.

3. Korban najis

Yesaya 66:3 Orang menyembelih lembu jantan, namun membunuh manusia juga, orang mengorbankan domba, namun mematahkan batang leher anjing, orang mempersembahkan korban sajian, namun mempersembahkan darah babi, orang mempersembahkan kemenyan, namun memuja berhala juga. Karena itu: sama seperti mereka lebih menyukai jalan mereka sendiri, dan jiwanya menghendaki dewa kejijikan mereka,

Imamat 22:20 Segala yang bercacat badannya janganlah kamu persembahkan, karena dengan itu TUHAN tidak berkenan akan kamu. 22:21 Juga apabila seseorang mempersembahkan kepada TUHAN korban keselamatan sebagai pembayar nazar khusus atau sebagai korban sukarela dari lembu atau kambing domba, maka korban itu haruslah yang tidak bercela, supaya TUHAN berkenan akan dia, janganlah badannya bercacat sedikitpun. 22:22 Binatang yang buta atau yang patah tulang, yang luka atau yang berbisul, yang berkedal atau yang berkurap, semuanya itu janganlah kamu persembahkan kepada TUHAN dan binatang yang demikian janganlah kamu taruh sebagai korban api-apian bagi TUHAN ke atas mezbah. 22:23 Tetapi seekor lembu atau domba yang terlalu panjang atau terlalu pendek anggotanya bolehlah kaupersembahkan sebagai korban sukarela, tetapi sebagai korban nazar TUHAN tidak akan berkenan akan binatang itu. 22:24 Tetapi binatang yang buah pelirnya terjepit, ditumbuk, direnggut atau dikerat, janganlah kamu persembahkan kepada TUHAN; janganlah kamu berbuat demikian di negerimu. 22:25 Juga dari tangan orang asing janganlah kamu persembahkan sesuatu dari semuanya itu sebagai santapan Allahmu, karena semuanya itu telah rusak dan bercacat badannya; TUHAN tidak akan berkenan akan kamu karena persembahan-persembahan itu.”

Ul 15:21 Tetapi apabila ada cacatnya, jika timpang atau buta, bahkan cacat apapun yang buruk, maka janganlah engkau menyembelihnya bagi TUHAN, Allahmu.

Ul 17:1 Janganlah engkau mempersembahkan bagi TUHAN, Allahmu, lembu atau domba, yang ada cacatnya, atau sesuatu yang buruk; sebab yang demikian adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu

Mal 1:7 Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?” Dengan cara menyangka: “Meja TUHAN boleh dihinakan!” 1:8 Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Orang-orang yang sudah mengenal TUHAN yang benar tetapi memberikan persembahan / pemberian korban yang cacat, misal dari penghasilan tidak halal yang tidak sesuai aturan hukum yang berlaku, atau sambil menyembah TUHAN yang benar tetapi tidak mau separasi dan masih juga terlibat dalam penyembahan berhala.

4. Korban orang fasik

Amsal 15:8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
Amsal 21:27 Korban orang fasik adalah kekejian, lebih-lebih kalau dipersembahkan dengan maksud jahat.

Yaitu masih menerima persembahan / pemberian orang yang belum bertobat untuk pekerjaan TUHAN. Ini adalah kekejian bagi TUHAN!

5. Merampok rumah berhala

Roma 2:22 Engkau yang berkata: “Jangan berzinah,” mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala?

Orang yang mengaku lahir baru tidak boleh terlibat dalam penyembahan berhala. (cheng beng, rosario, xmas, dsb.)

Banyak gereja yang berkompromi dan tidak mau menyatakan kesalahan hanya karena mereka memberikan dukungan dana yang besar sehingga dibiarkan terkesan “kita sama-sama menyembah Yesus yang sama” padahal dibelakang terus menerus diajarkan bahwa Yesus kita tidak sama. Karena kalau tegas dinyatakan salah maka dana tidak masuk lagi.

Jadi, asal membawa dana yang cukup maka kesalahan doktrin bisa dipandang sebelah mata.

Kesimpulan.

  • Jemaat harus kudus dan harus sungguh-sungguh dijaga kekudusan Tubuh Kristus dari orang-orang yang belum dikuduskan, belum lahir baru.
  • Kekudusan jemaat juga dijaga dari praktik penyembahan yang salah yang juga mengotori kekudusan jemaat.
  • Kekudusan jemaat juga dijaga dari persembahan / pemberian jemaat yang tidak kudus.
  • Pekerjaan kudus TUHAN harus didukung sepenuhnya hanya oleh jemaat kudus TUHAN saja! (3 Yoh; Kej 14:21-23; Ezra 4).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s